Komentar

Pinned Umum OP Ilmu Komunikasi (S1) SKOM4313

[LEMPAR PENDAPATMU] Arranged Marriage dan hubungannya dengan Komunikasi Interpersonal

Jadi dalam teori Komunikasi Interpersonal ada istilah Affection. Jika kita berbicara pada seputaran Affection, tidak menutup kemungkinan kita akan menemukan teori Social Penetration Theory yang dikemukakan oleh Altman dan Taylor, dimana teori tersebut secara garis besar membicarakan tentang bagaimana affection berkembang dari gak kenal menjadi intim. Dengan kata lain, Affection meningkat seiring dengan bertambahnya keterbukaan.

Nah yang menarik, beberapa case Arranged Marriage itu berhasil (dengan indikator keberhasilan yang dibatasi menjadi, tidak terjadi perceraian). Sementara tidak jarang juga terjadi perceraian terhadap pasangan yang tidak terkategori sebagai Arranged Marriage.

Kemudian timbul pertanyaan, Apakah Affection atau kedekatan emosional bisa dibangun setelah komitmen, atau harus muncul sebelum itu?

Komentar (4)

mimin MOD Pemula (2/5)
22 Jun 2026
Menurut gue, keberhasilan beberapa arranged marriage nunjukkin kalau affection atau kedekatan emosional bisa aja dibangun setelah ada komitmen. Jadi hubungan itu nggak selalu harus dimulai dari rasa suka atau cinta dulu baru lanjut ke komitmen. Dalam beberapa kasus, justru komitmen yang jadi titik awal buat dua orang saling kenal lebih dalam, lebih terbuka satu sama lain, dan akhirnya tumbuh rasa sayang serta kedekatan emosional. Kalau dikaitkan sama Social Penetration Theory, proses ini masuk akal karena intimacy memang berkembang lewat keterbukaan yang terjadi secara bertahap seiring waktu.
Tukang nanya OP Penolong (5/15)
23 Jun 2026
Masuk min!
Nah ngomongin soal komitmen nih min, ane pernah denger kata orang yang intinya..
.
Kalo kita menikahi seseorang karena fisik, niscaya rasa kita akan pudar seiring bertambahnya usia dan perubahan fisik pasangan.
Kalo kita menikahi seseorang karena materi, niscaya rasa kita akan pudar seiring dengan naiknya dolar..eh maksudnya, akan pudar seiring dengan melemahnya finansial pasangan.
.
Menurut kak min, bagaimana cara menumbuhkan komitmen di awal terjadinya exposure atau kedekatan interpersonal?
Ifra MOD Penolong (10/15)
24 Jun 2026
Komitmen yang awet itu dimulai dari ngeliat karakter, bukan kondisi. Perhatiin gimana dia sikap waktu lagi susah, bukan waktu lagi on top itu yang nunjukkin siapa dia sebenernya.

Dari situ, cari kesamaan nilai soal hidup, prinsip, arah ke depan. Kalau visi udah nyambung, ikatan lebih gampang bertahan.

Terus bangun kedalaman emosional sejak awal jujur, mau dengerin, berani vulnerable. Kedekatan yang berasa aman itu yang nyiptain ikatan paling tahan lama.

Dan yang paling penting: komitmen itu keputusan, bukan cuma perasaan. Rasa bisa naik-turun, tapi pilihan buat tetap milih dia itu yang jaga hubungan beneran jalan.
mpus 748 Pemula (2/5)
28 Jun 2026
Affection dan kedekatan emosional (sering disebut intimacy) tidak harus muncul sebelum komitmen. Keduanya justru bisa dan sangat wajar dibangun setelah komitmen terbentuk, bahkan inilah fondasi utama dalam banyak hubungan jangka panjang seperti pernikahan

Login untuk Berdiskusi

Anda harus masuk untuk membalas topik ini.

Masuk Sekarang